Skip to main content

follow us

Pantai Papuma merupakan salah satu pantai terbaik di Indonesia yang terletak di Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember, Jawa Timur. Kata Papuma berasal dari singkatan Pasir Putih Malikan yang menggambarkan sebuah penjorokan daratan ke laut dengan pantai pasir putih. Pantai ini menyuguhkan sebuah keindahan hamparan pasir putih dengan ekosistem yang sangat terjaga yang terhampar dari arah utara sampai ke ujung selatan.

Hamparan pasir putih Pantai Papuma dihiasi dengan batu – batu alam berwarna hijau dan hitam menjadi daya tarik pantai ini untuk memikat hati para wisatawan lokal dan domestik untuk berkunjung ke sana. Suasana yang tenang dengan debur ombak berpadu semilir angin menjadikan kawasan pantai ini semakin diburu oleh para pecinta wisata alam.

Keindahan Alam Pantai Papuma

Pantai Papuma memiliki keindahan panorama alam yang sangat istimewa. Di bagian tengah pantai, pengunjung akan menemukan sebuah batu karang dengan ketinggian 50 mdpl yang dikenal dengan nama Siti Hinggil. Di sisi timur batu karang ini dihiasi dengan batuan besar yang menyerupai bentuk mahkota dan kodok yang sering disebut dengan nama Batu Nerada dan Batu Kodok.

Puncak batu karang Siti Hinggil sering digunakan oleh para wisatawan yang berkunjung sebagai tempat atau sarana untuk menyaksikan keindahan hamparan laut lepas dan Gunung Lowa yang memiliki kedalaman yang mencapai 30 mdpl. Berdasarkan cerita masyarakat setempat, Gowa Luwa merupakan salah satu tempat suci yang dijadikan tempat bersemedi Kyai Mataram di saat air Pantai Papuma surut dan menjadi  tempat bersemayam Dewi Sri Wulan yang merupakan salah satu putri penguasa pantai selatan.

Panorama matahari tenggelam ( sunset ) menjadi bagian keindahan yang dimiliki oleh Pantai Papuma. Perubahan warna langit biru menjadi jingga menjadi waktu yang paling ditunggu oleh para wisatawan yang berkunjung ke sana.

Wisata Alam Vegetasi Pantai Papuma Jember

Sama seperti pantai bergelombang besar lainnya, Pantai Papuma banyak dihuni oleh tumbuhan yang dibedakan menjadi dua formasi atau kawasan. Formasi pertama dikenal dengan nama kawasan Pes-Capre. Kawasan ini berada di daerah daratan pantai yang paling dekat dengan gelombang yang banyak dihuni oleh tumbuhan Pes-Capre.

Jenis tumbuhan ini dapat tumbuh dengan subur di daerah yang berpasir atau sedikit tanah. Tumbuhan Pes-Capre merupakan benteng pertahanan pantai papuma dari ancaman gelombang air laut dan angin topan. Populasi tumbuhan Pes-Capre banyak ditemukan di sisi utara batu karang Siti Hinggil yang dihiasi dengan batuan karang dan alam berukuran kecil.

Di sebelah utara pantai, pengunjung juga dapat merasakan keindahan hutan tropis yang banyak dihuni oleh tanaman Baringtonia procera dan asiatica dan beberapa jenis tumbuhan lainnya seperti pandan, gamal, waru dan gebang.

Hutan tropis tersebut dikenal dengan nama kawasan Baringtonia yang dijadikan sebagai sarana atau tempat tinggal beberapa satwa langka yang dilindungi oleh pemerintah dan juga sebagai tempat penelitian oleh ilmuwan dari luar negeri.

Akses Menuju Pantai Papuma Jember

Pantai Papuma terletak sekitar 45 kilometer dari stasiun kota Jember. Untuk sampai ke lokasi pantai, para pengunjung dapat menggunakan jasa rental mobil dengan kisaran harga 100 – 150 ribu dengan waktu tempuh 1 – 1,5 jam perjalanan.

Untuk dapat masuk ke kawasan wisata, pegunjung diwajibkan untuk membeli tiket masuk yang dijual dengan harga 50.000 per orang untuk hari biasa dan 70,000 rupiah per orang saat hari besar atau masa liburan.

Pantai Papuma Jember akan memberikan sebuah pengalaman wisata alam yang berbeda. Para wisatawan yang berkunjung ke sana akan mendapatkan sebuah pemandangan hamparan pasir putih dan hutan tropis yang mewakilkan keindahan hayati alam Indonesia. Semoga bermanfaat.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar