Skip to main content

follow us

Tidak ada yang meragukan jika Papua kaya akan berbagai destinasi aneka wisata alam. Berbagai potensi wisata alam dapat dengan mudahnya ditemukan di Papua mulai dari pantai, air terjun, taman nasional, bahkan gunung. Ulasan berikut ini akan membahas mengenai gunung yang sangat terkenal di Papua.

Puncak Jayawijaya

Puncak Jayawijaya adalah puncak paling tinggi di Indonesia yang memiliki berbagai potensi wisata alam yang berlimpah di Papua. Ketinggian dari Jayawijaya mencapai 4.884 mdpl. Gunung ini menjulang tinggi mencakar langit. Gunung Jayawijaya merupakan gunung kapur yang paling tinggi di Indonesia. Faktanya, ketinggian gunung Jayawijaya ini adalah titik tertinggi di tanah Papua, bahkan di Oceania dan Benua Australia.

Lokasi Puncak Jayawijaya atau gunung jayawijaya ini adalah di Range Sudirman atau Dugunduguo, Papua Barat. Gunung ini merupakan salah satu rangkaian pegunungan Jayawijaya yang sangat luas dan panjang hingga bagaikan menghubungkan dua negara. Letaknya yang memanjang dari Papua Barat hingga Papua Nugini. Tetap saja meski terletak di kedua negara, gunungnya tetap milik Indonesia karena terletak di provinsi Papua Barat.

Meskipun Puncak Jayawijaya terdapat di Indonesia, trakker atau pendaki yang biasa datang kebanyakan berasal dari luar Indonesia atau manca-negara dibandingkan dengan pendaki lokal dari Indonesia.

Keindahan Puncak Jayawijaya

Keindahan terpancar dari puncak Jayawijaya, karena hampir tidak mungkin daerah tropis seperti Indonesia turun salju. Akan tetapi, di Jayawijaya, terdapat salju abadi yang menghiasi puncak Jayawijaya. Inilah keunikan puncak Jayawijaya. Gunung inilah satu-satunya gunung di daerah tropis yang puncaknya diselimuti oleh salju.

Puncak Jayawijaya atau yang dikenal juga dengan nama puncak Carstenz ini memiliki suhu nol derajat selsius dan bahakan pada kondisi tertentu dapat mencapai minus. Keadaan di puncak sangat kurang oksigen yang bisa didapatkan. Medan di puncak Jayawijaya terbilang sulit dan berbahaya serta cukup terjal. Karena itulah, perlu persiapan yang matang dan jika perlu bimbingan dari orang yang sudah professional seperti agen perjalanan untuk mendampingi anda.

Dalam perjalanan trekking kesana anda akan menemui suku Dani yang sebagian besar masih primitif. Keseharian mereka hidup dengan adat, dan budaya seperti manusia pada saat zaman batu. Kegiatan seperti berburu bahan makanan untuk disantap bukanlah hal yang aneh bagi mereka. Ini pula yang menjadikan keunikan Puncak Jayawijaya itu sendiri selain pemandangan bentang alam yang sangat indah.

Akses dan Tiket Masuk Menuju Jayawijaya

Dibutuhkan dana yang tidak sedikit karena proses menjangkau puncak Jayawijaya tidaklah mudah. Jika rombongan anda berasal dari luar kota, biasanya akan transit dulu di lembah Ilaga, dan kemudian masih harus lanjut dengan berjalan melewati hutan lebat yang di dalamnya di huni banyak hewan berbahaya di dalamnya. Di perkirakan sekitar 7 hari perjalanan untuk dapat melewati rute yang sulit tersebut.

Demi alasan keamanan dan waktu, terdapat cara lain, yaitu menggunakan helikopter yang membawa anda ke danau valley. Danau valley adalah tempat perkemahan yang terdapat di jalur pendakian ke Jaya Wijaya. Cara ini sangat direkomendasikan karena alasan keamanan dan penghematan waktu. Walaupun untuk urusan  perijinan tetaplah sulit dan memerlukan proses yang tidak mudah. Sebab di tempat ini rawan akan konflik antar suku, sehingga pemerintah setempat sangat hati-hati dalam hal ini.

Medan menuju puncak Jaya Wijaya terbilang sangat sulit, pun demikian dengan perijinannya, sehingga tak heran jika akan ada rasa bangga yang luar biasa buat mereka yang berhasil menapakkan kaki di puncaknya.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar