Skip to main content

follow us

Pulau Papua ternyata memiliki keindahan alam yang luar biasa. Tak hanya Kepulauan Raja Ampat yang eksotis, di Papua Barat ternyata ada daerah wisata yang sangat unik, yaitu Air Terjun Kiti Kiti. Air Terjun Kiti Kiti menjadi salah satu air terjun unik yang ada di Indonesia karena langsung mengalir dan ‘jatuh’ ke laut lepas, tidak seperti air terjun pada umumnya yang mengalir dan ‘jatuh’ pada sebuah ‘kawah’ yang kemudia ‘kawah’ tersebut yang mengalir menuju sungai lalu ke laut. Karena keunikan ini, kita jadi bisa menikmati dua obyek wisata sekaligus, yaitu wisata air terjun dan wisata pantai.

Letak Air Terjun Kiti Kiti

Air terjun Kiti Kiti terletak di abupaten Fak Fak, Provinsi Papua Barat. Daerah ini dikelilingi oleh pegunungan, hutan hujan tropis, dan pantai dengan air jernih berwarna biru. Jika air pasang sedang surut, maka terbentuklah sebuah pantai di bawah air terjun ini, yang menyuguhkan pemandangan luar biasa indah dan unik. Namun jika air sedang pasang, maka air terjun itu terus mengalir tanpa ada batasan. Jadi, usahakan anda berkunjung ke tempat ini saat air laut sedang surut agar bisa menikmati dua obyek wisata sekaligus.

Akses ke Air Terjun Kiti Kiti

Untuk dapat mencapai lokasi air terjun Kiti-Kiti dari Fakfak, anda,dapat menempuh jalur laut. Perjalanannya memakan waktu sekitar 4 jam. Yang perlu diingat adalah usahakan agar waktunya tidak sedang pada musim angin Timur, karena pada musim ini, ombak di laut cenderung ganas.


Tidak hanya mempunyai keindahan dan keunikan air terjunnya, obyek wisata ini juga memiliki keindahan bawah laut dengan terumbu karang dan beraneka spesies ikan yg sangat elegan. Apalagi jika anda memiliki hobi memancing, tempat wisata yang satu ini adalah tempat yang tepat untuk anda kunjungi, karena tempat wisata ini dikenal sebagai surganya orang-orang yang memiliki hobi memancing. Tak hanya itu, anda juga dapat melakukan aktivitas lain, seperti berkemah, menyelam serta snorkeling untuk menikmati keindahan alam bawah laut.

Selain keindahan bawah lautnya, kawasan ini juga menyuguhkan nuansa hutan heterogen yang akan memanjakan mata anda sepanjang perjalan dengan speed boat maupun long boat. Biaya sewa speed boat dari pelabuhan Fak Fak cukup mahal. Anda harus membayar sebesar Rp 3.500.000,-. Namun harga ini sebanding dengan keindahan dan sensasi yang ditawarkan.

Akomodasi

Di sekitar air terjun Kiti-Kiti terdapat beberapa pulau tak berpenghuni yang bisa dijadikan tempat bermalam. Namun jika anda mau, anda dapat bermalam di dekat air terjun dengan memasang tenda. Tentunya hal ini paling asyik dilakukan jika anda datang bersama rombongan yang ramai. Selain menghemat ongkos, juga ada pengalaman unik yang bisa dirasakan.

Daerah ini masih sangat terisolir. Tidak ada sama sekali sentuhan tangan manusia seperti jembatan ataupun sekadar tempat duduk bersantai. Di satu sisi hal ini menjadi sesuatu yang sangat menarik, namun di sisi lain sedikit merepotkan jika kita datang tanpa persiapan yang matang. Karenanya jangan lupa untuk membawa makanan dan minuman yang cukup karena dipastikan kita akan menempuh perjalanan yang lama tanpa bisa menemukan toko, kedai, ataupun di pinggir jalan yang menjual makanan dan minuman. Anda bisa juga memanfaarkan hobi memancing anda untuk mendapatkan ikan sebagai santapan yang paling lezat jika dibakar. Selamat bertualang!

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar