Skip to main content

follow us

Pulau Lombok memang akhir-akhir ini terkenal dengan aneka spot wisatanya yang mempesona. Bahkan beberapa tahun terakhir, pengunjung atau turis mancanegara yang berkunjung ke pulau ini selalu meningkat. Dan saat anda berkunjung ke pulau Lombok, sangat di sarankan untuk singgah ke Hutan Pusuk. Karena sangat sayang jika hutan lindung yang satu ini dilewatkan begitu saja. Nah buat anda yang penasaran akan pesona Hutan Pusuk ini, berikut kami ulas reviewnya

Lokasi Hutan Pusuk

Hutan Pusuk ini terletak di Desa Senaru di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, dan masih merupakan bagian dari kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Hutan ini disebut juga sebagai wisata persinggahan karena memang jalurnya yang berada di satu jalur wisata dengan Gunung Rinjani, sehingga banyak juga pendaki Gunung Rinjani yang mampir sejenak di Hutan Pusuk ini.

Hutan Pusuk atau yang disebut juga dengan Pusuk Pass ini menjadi hutan wisata yang terletak di sebelah barat Gunung Rinjani sekaligus menjadi gerbang pendakian Gunung Rinjani. Jika Anda mengunjungi hutan ini, Anda akan melihat banyaknya masyarakat setempat yang menjual makanan di pinggir jalur pendakian.

Keistimewaan Hutan Pusuk

Pusuk memiliki arti ‘puncak’. Nama pusuk yang disematkan pada hutan wisata ini memang cocok karena menampilkan keindahan alam yang indah dan suasana yang menyegarkan layaknya puncak serta juga terkenal sebagai wisata edukasi. Karena Hutan Pusuk ini berada di ketinggian, maka sangat memungkinkan Anda untuk menikmati pemandangan kota Lombok dengan lebih leluasa.

Penghuni sejati Hutan Pusuk ini adalah para monyet yang ramah dan jinak serta berkeliaran dengan bebas di sekeliling hutan. Anda tidak perlu takut dengan keberadaan monyet-monyet yang menurut kepercayaan masyarakat bahwa monyet ini sudah menghuni hutan jauh sebelum orang merambah wilayah Taman Nasional Gunung Rinjani, karena sekali lagi monyet-monyet tersebut adalah monyet ekor panjang dan ramah terhadap pengunjung.

Jika Anda mengendarai mobil untuk melintasi jalanan Hutan Pusuk yang berkelok-kelok, sebaiknya Anda tidak terlalu cepat dalam mengendarainya karena ada banyak monyet yang berkeliaran d i tengah jalan. Alangkah lebih baiknya lagi jika Anda menelusuri jalanan Hutan Pusuk dengan berjalan kaki, sekalian menikmati udara yang masih bersih dan segar sekalian melemparkan makanan pada monyet-monyet tersebut.

Sekalipun monyet-monyet di hutan ini terkenal ramah dan sudah terbiasa dengan kehadiran pengunjung, bukan berarti Anda boleh mengusik ketenangan para monyet-monyet tersebut, supaya mereka tidak berbalik mengganggu Anda.

Masyarakat sekitar banyak yang berjualan di Pasar Kuliner Pusuk Pass dan mereka sama sekali tidak terganggu dengan kehadiran para monyet tersebut bahkan mereka menganggap bahwa kehadiran monyet juga menjadi penambah rejeki untuk mereka. Karena tak jarang wisatawan yang telah lelah memperhatikan monyet-monyet akan mampi di warung yang mereka dirikan.

Tak hanya monyet, Hutan Pusuk juga memiliki aneka ragam vegetasi alami seperti mahoni, garu, terep, sonokeling, kumbi, piling dan pohon-pohon besar lainnya. Kehidupan monyet-monyet ini juga didukung oleh adanya pepohonan yang buah dan daunnya menjadi makanan para monyet.

Namun perlu diingat, sebaiknya Anda tidak membuang sampah sembarangan saat Anda di Hutan Pusuk ini, karena ada mitos yang mengatakan bahwa jika Anda membuang sampah sembarangan maka ketika Anda pulang Anda kesasar atau disasarkan ke tempat yang lain yang bukan tujuannya.

Nah, itulah ulasan mengenai Hutan Pusuk berikut lokasi dan keistimewaannya. Semoga bisa menjadi tambahan referensi tempat wisata keluarga, terlebih jika anda tertarik untuk bercengkrama dengan monyet-monyet lucu nan jinak.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar